Artikel

Sebelum memodifikasi printer dari tinta inkjet menjadi tinta infusan adalah serahkan pada ahlinya yaitu teknisi profesional. Bawalah printer inkjet anda ke tempat servis printer atau komputer atau toko komputer yang menyediakan jasa pemasangan infus printer.

Disamping hasilnya terjamin, teknisi akan memberikan garansi apabila printer yang sudah diinfus mengalami gangguan dan kerusakan.

Berikut 10 Tips merawat printer infus agar lebih awet dan tahan lama :

1. Letakan botol infus sejajar dengan printer dan gunakan double tape agar botol tidak mudah terlepas. resiko tinta tumpah dan mengotori meja maupun dokumen-dokumen dapat diminimalisir.

2. Saat akan menggunakan printer, tutup botol kecil pada tabung infus sebaiknya dibuka dengan tujuan udara bisa masuk sehingga tinta bisa mengalir dengan lancar.

3. Saat printer tidak digunakan, maka tutup botol kecil dan besar pada tabung infus harus tertutup rapat, hal ini untuk menghindari tinta banjir dan mengkibatkan catridge/head mengalami konslet mati total

4. Lakukan isi ulang tinta saat tinta sudah mencapai 1/4 botol, dengan cara buka tutup botol besar dan kecil kemudian masukkan tinta melalui lubang botol besar. Setelah selesai tutup kembali kedua lubang botol dengan rapat.

5. Biasakan membeli tinta isi ulang dengan merk yang sama karena masing-masing merk tinta memiliki karakteristik yang berbeda serta komposisi bahan kimia yang berbeda pula. Resiko yang didapat apabila sering gonta-ganti merk tinta adalah catridge mampet dan lama kelamaan rusak.

6. Pada Printer merk Canon, apabila terjadi run out tinta yang biasanya ditandai dengan blink 4x, error E4, error E6, error E13, error E16 maka cara memperbaikinya adalah dengan menekan tombol Resume/Reset selama 10 detik.

7. Pada printer merk Epson, apabila catridge warna (merah, kuing, biru) tidak terbaca maka cara memperbaikinya adalah dengan menekan tombol Resume/Reset selama 10 detik dalam keadaan USB terlepas.

8. Biasakan menggunakan printer setiap hari, minimal 1 lembar untuk mencegah catridge head printer mampet.

9. Apabila selang infus masuk angin atau ingin mensetabilkan warna tinta setelah melakukan isi ulang maka gunakan perintah Deep Cleaning pada pengaturan printer dan jangan meninggikan botol infus karena akan menyebabkan tinta banjir dan konslet pada catridge/head.

10. Apabila mencetak dalam jumlah yang banyak, sebaiknya jangan dilakukan secara terus menerus,dianjurkan printer istirahat setelah mencetak 30 lembar agar catridge tidak cepat panas. setelah selesai menggunakan printer, matikan dan cabut kabel printer dari stop kontak agar power suplay priter tidak cepat rusak.

Kebutuhan mencetak tak lagi sekadar di atas kertas. Kemajuan teknologi dapat mewujudkan apa yang ada di imajinasi Anda ke dalam bentuk yang lebih nyata dan dapat dirasakan melalui sentuhan. Nah, tantangan itu coba dijawab dengan kehadiran printer 3D.

Printer 3D adalah proses pembuatan benda padat tiga dimensi dari sebuah desain secara digital menjadi bentuk 3D yang tidak hanya dapat dilihat tapi juga dipegang dan memiliki volume.

Printer 3D dicapai dengan menggunakan proses aditif, dimana sebuah obyek dibuat dengan meletakkan lapisan yang berurut dari bahan. Pencetakan 3D merupakan proses yang berbeda dari teknik mesin tradisional (proses subtraktif) yang sebagian besar bergantung pada penghapusan materi oleh pengeboran, pemotongan dan lain–lain.

Berbeda pada teknologi konvensional. Untuk membuat suatu obyek, diperlukan proses yang rumit dan panjang dengan membuat alat cetak terlebih dahulu (mold, die, cast). Hal tersebut tentu saja membutuhkan investasi cetakan yang kurang ekonomis jika hanya membuat satu buah obyek.

Salah satu pemain di industri ini adalah UP Plus, dimana untuk di Indonesia menggandeng printsolusi.com( anak perusahaan Ecoprintlution) sebagai distributor untuk produk-produk 3D Systems di Indonesia.

UP Plus menilai, kebutuhan akan teknologi 3D di Tanah Air cukup besar. Namun pola pengerjaannya masih menggunakan pola manual yang membutuhkan waktu pengerjaan lebih lama, tingkat presisi yang kurang pas hingga warna yang didapat kurang memuaskan.

Printer 3D semakin banyak digunakan dalam manufaktur perangkat medis. Mereka digunakan untuk membantu keperluan pembedahan (rekonstruksi), membuat peralatan medis yang disesuaikan dengan peralatan medis yang sudah ada, meniru bentuk manusia.

Produk-produk yang dihasilkan bisa berupa alat bantu pendengaran, ortopedi, implan gigi serta diterapkan untuk penelitian di masa mendatang, seperti organ cetakan 3D, hip dan pembuluh darah dimana ilmuwan Jerman berhasil mereplika aliran darah manusia untuk mempelajari efisiensi pengiriman obat tertentu ke salah satu organ tubuh manusia.

“Dunia dirgantara termasuk yang membutuhkan perangkat ini. Hal ini didorong oleh keinginan industri pesawat terbang untuk terus–menerus mengurangi bobot pesawat dengan alasan efisiensi bahan bakar, sehingga turut mendorong permintaan di masa mendatang untuk mencetak produk dummy menggunakan 3D printer,”.

“Teknologi ini juga ditemukan penggunaannya di bidang perhiasan, sepatu, desain, industri arsitektur, teknik dan konstruksi (maket), otomotif, pendidikan, sistem informasi geografis, teknik sipil dan banyak lainnya”.

Memilih produk Digital Printing memang susah sudah gampang, namun jika anda salah memilih, bisa bisa anda rugi dengan nominal yang tidak sedikit, belum lagi complain dari customer karena hasil yang tidak baik. Oleh karena itu simak sedikit tips berikut untuk anda yang ingin memulai usaha digital printing.

1. Brosur bisa menipu

Brosur merupakan salah satu jurus andalan sebuah perusahaan untuk memperkenalkan produknya. Semua produk digital printing akan terlihat bagus dan menarik didalam brosur. Semuanya menampilkan kelebihan dan kualitas tinggi dari masing masing produk, namun yakinkah anda terhadap semua yang dikatakan dalam brosur??  Brosur memang bisa dijadikan patokan awal, tapi akan lebih baik lagi bila anda juga datang menyaksikan demo produk  secara langsung, untuk memastikan keunggulan dari produk tersebut .

2. Dukungan teknis yang baik

Jika anda memutuskan untuk jadi membeli produk digital printing, pastikan sekali lagi dukungan teknis untuk kedepanya akan berjalan baik. Dukungan teknis yang kami maksud meliputi ketersediaan Sparepart produk apabila sewaktu waktu dibutuhkan, juga kesiapan teknisi utnuk membantu kita saat ada masalah.

3. Sesuaikan dengan kebutuhan

Pertimbangkan  juga manfaat produk tersebut untuk anda kedepannya. Banyak produk digital printing dengan harga selangit dengan banyak sekali fitur fitur tembahan yang sangat berguna dan memudahkan kita, namun alangkah baiknya bila anda kembali mempertimbangkan keberfungsian dari fitur fitur tersebut. Beberapa fitur mungkin tidak akan berguna bagi kita, jika kita sudah memahami basic dari digital printing itu sendiri, Jadi intinya jangan sampai kita merogoh kocek yang terlalu besar untuk sesuatu hal yang belum tentu bermanfaat bagi kita.

4. Produk Cina, kanapa tidak?

Jangan langsung menilai bahwa produk produk dari cina itu jelek kualitasnya, cepat rusak dll. Sekarang ini banyak produk cina dengan kualitas yang tidak kalah. Jadi pertimbangkan kembali untuk mendapatkan produk murah dengan kualitas yang tidak kalah.

5. Manfaatkan promo Paket

Manfaatkan promo paket yang biasa ditawarkan oleh Supplier produk digital printing,  Anda bisa mendapatkan banyak diskon dan juga bonus untuk setiap pembelian paket.

Sekian sedikit tips dari kami, semoga bisa membantu anda menentukan pilihan.

Tinta Asli/OEM

Bahasa Indonesia menyebut tinta asli bukan berarti yang lain adalah tinta palsu. Maksudnya asli adalah asli dari pabriknya. Kalau Bahasa Inggris itu memakai istilah OEM singkatan dari Original Equipment Manufacturer. Mungkin lebih tepat kalau istilahnya memakai tinta resmi, bukan tinta asli, walaupun kebanyakan orang tidak mengerti. Tinta inkjet Finest-Ink dan InkBrite merknya telah didaftarkan sebagai merk dagang di Indonesia dan tidak ada hubungan apa-apa dengan merk Epson, HP, Canon atau merk-merk printer yang lain.

Jika printer diibaratkan mobil, maka Epson, Canon, HP, dll bisa diibaratkan pabrik mobil spt Toyota, Honda, dll (bukan membandingkan peringkat). Tapi pabrik mobil tidak membuat bensin sendiri, yang membuat adalah Pertamina, Petronas, atau Shell dll. Sebaliknya untuk printer, pembuat tinta adalah pabrik printer itu sendiri. Nah jika sekarang anda sudah berbinis tinta, mungkin beberapa generasi lagi produk anda sudah seumum bensin dan perusahaan anda tidak kalah dengan Pertamina (why not, siapa tahu, kan jaman terus berubah?)

Tinta yg dipakai oleh printer inkjet seperti Epson, HP, Canon, Lexmark, Brother dll adalah formulasi pabriknya sendiri dan tidak dijual bebas di pasaran kecuali dalam bentuk cartridge yang siap pakai untuk printer desktopnya (kecuali Epson baru saja mencoba menjual tinta dalam bentuk botolan khusus untuk printer yang sudah ada sistim infus terintegrasi di dalamnya (tipe L-100 dan L-200 yang katanya hanya dijual/ditargetkan untuk pasar Indonesia saja).

Sepertinya sejauh ini mereka belum ada pikiran untuk menjual tintanya saja apalagi dengan harga murah, karena mereka yang melakukan riset sebagai pengembang ide. Selain karena mereka adalah pengembang/penciptanya, kualitasnya pasti premium dan tidak perlu diragukan lagi.

Warna Dasar Tinta

Perlu diketahui, bahwa printer dari merk yang sama (sama-sama HP, sama-sama Epson, dll) tetapi model berbeda bisa mempunyai/memakai jenis cartridge yang sama. Pabrikan printer mengembangkan formulasi tinta, karakteristik tinta, dan profile warna tinta, sesuai dengan spesifikasi tertentu yang dioptimumkan oleh printer driver. Seperti diketahui, ada beberapa warna dasar tinta, yaitu Hitam (Black), Cyan (Biru), Kuning (Yellow) dan Merah Muda (Magenta). Warna-warna lain akan dibentuk dengan mencampur ke-empat warna dasar tsb. Jadi secara praktis, hampir semua warna bisa dihasilkan oleh campuran warna-warna dasar tersebut, kecuali warna putih, warna metalik (emas atau silver) dan warna-warna fluoresent/neon.

Jadi warna putih tidak dihasilkan oleh printer (tidak seperti cat ada yang warna putih), tetapi mewrupakan warna dasar kertas (putih) yang tidak disemprot oleh tinta. Untuk menghasilkan warna-warna lain, masing-masing printer berusaha membuat optimum hasil cetaknya. Untuk photo printer, bisanya ditambahkan warna-warna dasar seperti biru muda (Light Cyan atau Photo Cyan) dan Merah muda pucat (Light/Photo Cyan). Tetapi ada juga yang menggunakan warna lain seperti Hijau, Oranye, Hitam Muda (Photo Black), Hitam Glossy/Matte dan lain-lain.

Macam-macam printer

Spesifikasi printer inkjet yang mempengaruhi jenis tintanya, antara lain:

1. Kecepatan cetaknya (line per minute). Semakin cepat speednya, maka harus semakin cepat kering tintanya agar tidak mbelobor ketika kertas halaman baru menimpa kertas halaman lama

2. Jenis printernya, photo printer (6+ warna dasar) vs color printer (4-warna dasar), yaitu profile warnanya

3. Teknologi cetaknya, misalnya antara Bubble Jet printer spt pada Canon vs Micropiezo pada Epson. Printer dengan teknologi Bubble Jet menggunakan panas untuk memuaikan tinta sehingga jatuh sebagai gelembung mikro yang membentuk titik semprotan tinta. Pada Epson dengan teknologi MicroPiezo, tidak digunakan panas untuk menjatuhkan tinta, tetapi menggunakan getaran crystal

4. Maximum DPI atau dot per inch, yaitu tingkat kehalusan titik droplet dari hasil cetaknya. Semakin halus titiknya, maka semakin lembut pipa/nozzle kapiler tinta pada printhead, dan semakin mudah buntu

Tinta Inkjet Compatible/Generic

Tinta inkjet compatible/generic dibuat oleh pabrik tinta, bukan oleh pabrik printer. Seperti yang kita semua tahu, jauh sebelum ada printer inkjet, pabrik tinta sudah membuat tinta untuk stempel, percetakan, alat tulis, dll. Jadi pabrik tinta ini mungkin usianya lebih tua dari HP, Canon ataupun Epson. Namun walaupun mereka ahli meramu dan membuat tinta, mereka tidak tahu harus bagaimana membuat formulasi tinta yang sesuai dengan kebutuhan sebuah inkjet printer.

Karakteristik tinta yang diperlukan untuk inkjet printer tentunya tidak sesederhana tinta untuk stempel atau alat tulis. Profil warna, tingkat keasaman (pH), surface tension (tensiometry), kekentalan (viscocity) dan specific gravity/density (berat jenis) tidak bisa sembarangan. Belum lagi parameter lain yang harus diperhatikan seperti anti bakteri/jamur, daya rembes tinta pada bahan cetak seperti kertas, serta tingkat kemurnian bahan dasar air sebagai pelarutnya.

Kesimpulan: Pabrik tinta mengerti bagaimana mencampur dan membuat tinta yang sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan, tetapi pabrik printerlah yang merumuskannya. Jadi siapa yang lebih menentukan? Pertanyaan ini serupa dengan pertanyaan dalam permainan sepak bola, kiper dan penyerang, mana yang lebih penting? Ya dua-duanya. Ya, pabrik printer dan pabrik tinta juga!

Tinta Spesifik vs Tinta Universal

Ketika pabrik printer merilis printernya, maka pabrik tinta mempelajari formulasi tintanya dan bereksperimen membuat tinta alternatif yang cocok. Berbekal pengalaman pengetahuan membuat tinta, mereka berusaha membuat tinta yang sesuai dengan kebutuhan printernya. Karena ada banyak jenis printer di pasar, maka sebagai konsekuensinya pabrik tinta juga berusaha membuat tinta alternatif dan spesifik yang sesuai. Dan ini berarti jumlah tinta yang ada akan cukup banyak, sebanyak jumlah cartridge atau printer yang ada. Tinta yang seperti ini disebut dengan tinta Spesifik. Tinta Finest-Ink adalah tinta spesifik.

Beberapa jenis tinta spesifik diklasifikasikan kemiripan sifatnya dan warnanya. Dengan spesifikasi rata-rata dan kompromi tidak selalu bisa optimal pada setiap jenis printer, maka akhirnya dikembangkan Tinta Universal. Tinta universal ini dibuat dengan pertimbangan kebutuhan pemakai di mana faktor ekonomis lebih diutamakan daripada hasil cetak.

Tinta Universal yang ada di pasaran adalah satu macam tinta inkjet untuk semua jenis printer dari segala merk yang ada di pasaran. Tinta InkBrite adalah tinta Universal.

Tinta Pigment vs Tinta Dye

Tinta Pigment adalah tinta yang warnanya berasal dari pewarna pigment/biasanya berupa bubuk, dan tidak larut dalam air. Nama campurannya dalam bahasa Inggris disebut sebagai suspension. Karena pewarna pigment berupa bubuk, partikel pewarna ini tidak ikut merembes masuk ke serat kertas, tetapi tinggal di permukaan dan menjadi lapisan pewarna yang lebih tahan luntur dan tahan cahaya. Sebaliknya pada Tinta Dye, pewarna ini larut dalam air dan merembes ke serat kertas. Dan untuk membedakannya, tinta dye warnanya bening/transparan (jika ikan bisa berenang di dalamnya pasti akan kelihatan). Sebaliknya tinta pigmen warnanya seperti susu (butek). Jadi jika ikan bisa berenang di dalamnya, ikan tsb tidak akan kelihatan.

Tinta dye warnanya lebih kaya daripada tinta pigment, namun tinta dye tidak tahan luntur terhadap air dan cahaya dibanding tinta pigment. Pada printer Epson, tinta asli dari Epson yang disebut dengan DuraBrite, diklaim oleh Epson tahan luntur air dan cahaya sebagus pigment tetapi warnanya kaya seperti tinta dye. Tinta Finest-Ink menyediakan baik tinta dye maupun tinta pigment, tergantung kebutuhan pelanggan.

Tinta Water Based dan Solvent Based

Tinta yang dipakai untuk printer desktop dimaksudkan oleh pabrik pembuatnya untuk dipakai dalam lingkungan kantor atau rumah, bukan dalam lingkungan pabrik. Oleh sebab itu tintanya harus ramah terhadap kesehatan, tidak beracun, dan bahkan ramah terhadap anak kecil sekalipun. Sebab itu tinta inkjet untuk printer desktop adalah tergolong Tinta Water Based, artinya memakai bahan dasar pelarut air. Selain itu Tinta Water Based tidak berbahaya dan tidak mudah terbakar. Hal ini kebalikan dengan Tinta Solvent Based yang dipakai dalam lingkungan pabrik atau pada mesin printer outdoor. Baunya cukup menyengat dan tidak baik untuk dipakai di lingkungan kantor dan rumah.

Tinta Sublimation vs Tinta Inkjet Biasa

Tinta Sublimation walaupun diperuntukkan untuk printer inkjet biasa, namun dikembangkan bukan oleh pabrik pembuat printer. Kebalikan dengan Tinta Inkjet Biasa yang dikembangkan oleh pabrik pembuat printer. Tinta Sublimation ini dikembangkan oleh pihak lain yang memanfaatkan teknologi inkjet untuk keperluan komersial. Dengan menggunakan tinta ini, maka proses sublimation, yaitu proses padat langsung menjadi gas, bisa dipindahkan untuk memindahkan gambar yang dicetak dengan tinta sublim ke bahan lain (kain, keramik, polyster, dsb) setelah dipanasi dengan mesin pemanas (seperti setrika). Keuntungannya dengan proses sublimasi ini, printer personal bisa menjadi mesin komersial dengan harga yang terjangkau. Lebih detail hal ini akan dibahas tersendiri. Tinta Finest-Ink dan Ink-Brite juga menyediakan tinta Sublimation.

Sablon Digital

Bisnis berjualan kaos distro dan layanan sablon digital saat ini tengah berkembang dengan pesat di Indonesia. Hal ini sejalan dengan trend di kalangan masyarakat muda yang ingin memiliki kaos dengan desain yang unik dan tampilan yang menarik. Semakin tingginya minat konsumen baju dan kaos distro ini diikuti oleh kemudahan mendapatkan alat produksi kaos yang berupa sablon digital. Dengan sablon digital, disain kaos yang sudah dibuat bisa lebih fleksibel , karena tidak ada biaya set-up mahal yang harus bisa dicover untuk jumlah produksi tertentu seperti cara sablon traditional (perlu minimum order). Dengan cara digital, biaya produksi untuk membuat per kaos selalu sama, apakah cuman membuat satu atau banyak. Perbedaannya hanya di biaya disain saja (artwork).

Alat Sablon Digital

Geliat bisnis kreatif sablon digital memiliki peluang usaha yang bagus pada saat ini dan di masa depan. Apalagi ditunjang dengan modal untuk memulainya yang relative terjangkau, tidak butuh listrik terlalu besar sehingga bisa dilakukan dari rumah. Dengan kemudahan prosesnya, jika anda bisa mencetak hasil disain anda dengan menggunakan printer melalui komputer, anda sudah bisa membuat kaos dengan sablon digital dengan sedikit tambahan mesin press kaos.

Pemilihan alat sablon digital mempengaruhi kelancaran bisnis menjual kaos distro yang Anda jalankan. Seringkali pelaku bisnis sablon digital mengalami kegagalan karena minimnya pengetahuan untuk mendapatkan mesin sablon digital yang berkualitas dengan harga terjangkau. Sangat disarankan untuk melakukan riset terlebih dulu terhadap paket sablon digital yang akan Anda pilih. Hal ini akan memakan waktu lebih lama namun dengan jaminan hasil yang lebih baik dibanding pembelian mesin sablon tanpa perencanaan.

Cara Kerja Sablon Digital

Salah satu cara memproduksi kaos distro dengan sablon digital yang paling mudah/sederhana adalah dengan menggunakan tehnik yang disebut dengan sublimation/sublimasi. Dengan teknik sublimasi, anda akan mampu menghasilkan baju dan kaos sablon digital dengan kualitas bagus dan dalam beberapa menit saja.

Peralatan yang diperlukan:

  • Printer inkjet merk Epson (inkjet printer desktop merk lainnya seperti Canon, HP, Lexmarks, Brother, Xerox lain-lainnya tidak bisa digunakan karena menggunakan thermal printhead) yang dimodifikasi dengan tinta sublimation
  • Gunakan kertas sublimation transfer untuk hasil terbaik (anda bisa membandingkan hasilnya jika menggunakan kertas biasa atau inkjet paper)
  • Sebuah mesin hot press kaos listrik. Jika anda menggunakannya dirumah, pilihlah mesin press yang dayanya yang tidak melibih daya listrik di rumah anda.
  • Baju/kaos dengan bahan yang tidak murni cotton, tetapi mengandung polyster (semakin besar polysternya sebagai bagus), dan warna putih atau warna muda.
  • Pilihan paket sablon digital bisa dilihat di sini

Langkah-langkah:

  • Cetak artwork/disain secara mirror (terbalik seperti tulisan AMBULANCE pada mobil ambulan) ke atas kertas transfer
  • Posisikan cetakan kertas transfer dengan sisi tinta sublimation menyentuh pada sisi kaos dan letakkan pada mesin hot press kaos.
  • Jepit kaos tsb dengan temperature dengan waktu yang sudah ditentukan (temperature dan waktu tergantung dengan ketebalan bahan kaos, tetapi kisaran waktu biasanya hanya beberapa menit saja)
  • Lepas kertas tsb dari bahan kaos, dan gambar/tinta sublimation akan pindah/menyatu dengan kaos. Proses selesai.

Teknologi sablon digital sudah berkembang sehingga anda tidak dibatasi dengan hanya kaos berwarna dasar putih/muda dan bahan kaos/baju yang mengandung polyster saja, tetapi juga pada warna dasar hitam/gelap dan bahan dasar 100% katun juga.

Sablon Digital Pada Kaos Warna Hitam

Salah satu cara di bawah ini merupakan pilihan untuk sablon digital pada kaos warna hitam:

  • Anda memerlukan bahan cetak khusus yang berwarna putih (transfer paper atau bahan seperti bludru yang namanya flock) untuk mencetak artwork anda secara normal sesuai dengan gambar asli (tidak perlu terbalik/mirror). Kemudian bahan artwork ini ditempelkan ke kaos dengan menggunakan mesin press kaos.
  • Jika anda tidak memerlukan gambar design yang perlu diprint, tetapi berupa silhoute atau bentuk artistic yang dipotongkan pada bahan khusus yang disebut flex (warnanya bermacam-macan: metallic, gold, silver, rainbow, bunglon, dll), anda memerlukan mesin cutting plotter (seperti printer, tetapi printheadnya jarum, bukan mengeluarkan tinta, tetapi memotong material sesuai perintah print/bentuk dari computer). Contoh kaos dengan Wonder Print & Cut.
  • Anda juga bisa menggunakan printer DTG (direct to garment) dengan set tinta khusus untuk dasar hitam (ada tinta berwarna putihnya). Dengan cara ini proses menjadi lebih sederhana karena anda mencetak gambar design/artwork langsung ke kaos dengan printer DTG dan tinta khusus ini (tersedia set tinta untuk warna kaos putih atau hitam)

Sablon Digital Pada Kaos/Baju Berbahan 100% Katun

Salah satu cara di bawah ini merupakan pilihan untuk sablon digital pada kaos berbahan 100% katun:

  • Bidang kaos yang akan ditempel dengan gambar tinta sublimation, disemprot dulu dengan bahan khusus spray.
  • Menggunakan printer khusus garmen namanya printer DTG (Direct To Grament). Dengan mesin ini, kaos anda akan langsung diprint oleh printer dengan tinta khusus dari printer khusus ini.

Dari penjelasan singkat di atas dapat kita simpulkan bahwa peluang usaha sablon digital adalah trend terkini bisnis kreatif di bidang percetakan dan desain baju. Segmentasi sablon digital saat ini begitu luas dan hadir hampir di setiap kegiatan masyarakat yang berhubungan seragam sekolah, pakaian kerja, seragam dinas, dan beragam kebutuhan lain di bidang sandang (pakaian). Pastikan Anda tidak ketinggalan trend sablon digital dan berhasil menjadi yang terbaik di era bisnis kreatif! Berbagai paket digital printing bisa dilihat di sini.